konsistensi (baca: istiqomah) merupakan sarat yang paling mendasar dalam mencapai tujuan apapun. untuk membangun sebuah konsistensi, maka diperlukan niat sungguh-sungguh yang direalisasikan dengan tindakan nyata (action) yang bersifat tetap (istilah jawa dikenal: jejeg). memanglah sangat berat untuk membangun konsistensi pada diri kita. sebegitu beratnya, sehingga seseorang jika sudah konsisten maka akan menuai hasilnya dengan maksimal. konsistensi sendiri ialah bagian dari semboyan al ajru bi qadritt'ab (balasan sesuai dengan kadar usahanya) sebagai syarat kesuksesan. belum percaya kalau konsisten itu sangat berat? perhatikan contoh berikut: seseorang mendirikan sholat sangatlah mudah. tapi yang berat, sholat terus menerus. belajar dengan giat sangat mudah. tapi yang berat, belajar dengan giat terus. kata "terus" pada contoh diatas bermakna pada keberharusan seseorang untuk dalam kondisi yang sama. sedangkan hati manusia sangatlah mudah goyah sesuai dengan kondisi yang dia alami. oleh karena itu, dalam berdo'a kita dituntun untuk memuji pada Allah sebagai muqallibal qulub (dzat yang membolak balikkan hati) supaya kita tetap konsisten (istikomah). Amin.
By : Sa'dulloh Al Ashfy








Tidak ada komentar:
Posting Komentar